RSS

Arsip Tag: kebahagiaan

24 NASIHAT SEHARI

1. Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya,
sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula
tertarik kepada kekayaannya,karena kekayaan dapat
musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat
membuatmu tersenyum, karena hanya senyum yang Read the rest of this entry »

Iklan
 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 3 April 2009 in CUCI OTAK, RENUNGAN

 

Tag: , , , , , , , , , ,

CINTA DAN WAKTU**

Menjalani hidup ini adalah suatu peran yang kita tekuni sesuai talentanta yang di anugrahkan bagi setiap insane manusia,dan ketika tibanya waktu peradilan Tuhan maka setiap orang akan mempertanggungjawabkan apa saja yang telah diperbuat selama hidupnya. Ada sebua cerita dengan menampilkan tokoh-tokoh abstrak yang ada dalam kehidupan kita setiap hari.

Ada sebuah kisah disuatu pulau kecil,tinggallah berbagai macam benda abstrak antara lain,ada cinta,kekayaan,kegembiraan,kesedihan,kecantikan,dan waktu.Mereka hidup berdampingan dengan baik.Namum suatu ketika datang badai menghempas pulau kecil itu,air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu kecil itu, maka semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.cinta sangat kebingungan karena Dia tidak bias berenang dan tidak mempunyai perahu.Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan, sementara itu air semakin naik membasahi kakinya. Tak lama cinta melihat kekayaan sedang mendayung perahunya. “ kekayaan ! kekayaan! Tolong aku! Teriak cinta minta tolong. ”aduh maaf cinta!” kata kekayaan perahu, telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tengelam. Lagi pula tak ada tempat bagimu di perahu ini. Kekayaan pun cepat-cepat mendayung perahu pergi.
Cinta sedih sekali, namun dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. “kegembiraan tolonglah aku!” teriak cinta. Namun kegembiraan terlalu kegembira karena menemukan perahu untuk menyelamatkan diri sehinga ia tidak mendengar teriakan cinta.air semakin tingi cintapun semakin panic karena air sudah sampai ke pingangnya.

Tak lama lewatlah kecantikan .”kecantikan! bawahlah aku bersamamu.” Teriakcinta lagi.” Wah cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisah membawamu ikut, nanti kamu mengotori perahu ku yang indah ini.” Sahut kecantikan, cinta sedih skali mendangarnya. Ia menangis tersuik-siak. Saat itu lewatlah keseddihan, “oh kesedihan, bawalah aku bersamamu,”kata cinta penuh harapan ,”maaf cinta aku sedih dan ingin sendiri saja,” kata sedih sambil terus berlalu menigangalkan cinta seorang diri.

Cinta putus asa.ia merasakan air makin naik dan akan menengelamnya. Pada saat kritis ituah tiba-tiba terdengar suara, “cinta marilah naik cepatke perahuku!” cinta menoleh keaarah suara itu dengan melihat seorang tua dengan perahunya.cepat-cepat cinta naik ke perahu itu, tepat air sebelum menengelamnya. Mereka mendayung di pulau yang terdekat orang tua itu menurunkan cinta dan segera pergi lagi.
Pada saat itu barulah cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkannya itu, cintapun menayakan kepada seorang penduduk tua di pulua tersebut,siapa sebenarnya orang tua tadi itu.”oh orang tua tadi itu? Dia adalah waktu,”kata orang itu. “ tapi kenapa ia menyelamatkanku, aku tidak mengenalnya. Bahkan teman- temankupun egan menolongku.” Tanya cinta heran. “sebab” kata orang itu, hanyalah waktu yang tahu berapa nilai sesunguhnya dari cinta itu.

Iilustrasi ini mengambarkan hidup dewasa ini. Terkadang kekayaan membuat orang egois dan tidak mempedulukan hidup orang lain begitu pula oranh merasa hebat dari orang lain sehinga membuat dirinya menjadi sombong, ada juga orang yang larut dan terperangkap dalam sebuah kesedihan yang mendalam sebagai akibat dari berbagai persoalan hidup yang dialami sehinga ia tidak pernah mau mengerti apa makssud Tuhan diballik persoalan hidup.
Karena sesunguhnya di balik persoalan hidup yang kita alami ada hikmah yang besar. Dan seiring waktu berjalan, setiap perbutan kita yang baik ataupun buruk, telah dicatat oleh Tuhan. Menunguh waktu penghakiman yang akan tiba maka semuanya di hitung berapa nilainya atau ditimbang berapa beratnya, dan masing-masing orang akan mempertangungjawabkan hal itu.

**oleh: Yarid AP (Mahasiswa Fakultas Teknik Uncen) 16 Juni 2008

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 19 Februari 2009 in CUCI OTAK, KARYA TULIS, RENUNGAN

 

Tag: , , , , , , , ,