RSS

Arsip Tag: akhir zaman

Surat Penuh Kasih di Akhir Tahun dari Sahabat Kita

Hari ini adalah hari terakhir di tahun 2009 dan bsok kita akan mengawali hari di -tahun yg baru… Mari kita tdk menyianyiakan hari terakhir di tahun ini dengan emosi dan amarah…

tapi lewati dengan sesuatu yg baik dan berharga bagi orang lain…

Berikut ini surat dari sahabat setia kita, Tuhan Yesus. Read the rest of this entry »

Iklan
 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 31 Desember 2009 in RENUNGAN

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , ,

BENARKAH ADA KIAMAT ???

Melihat kepada segala ketegangan internasional, konflik-konflik, perang dingin dan perang hangat, pertentangan di antara bangsa-bangsa, tindakan-tindakan yang berani membinasakan jiwa manusia karena perbedaan ideologi, agama, pengacauan- pengacauan dan seribu satu macam kejahatan yang kini terjadi, banyak orang mengambil kesimpulan bahwa, peradaban modern dalam dunia dewasa ini sedang bergerak dengan cepat dan pasti dan tak dapat dihalang-halangi menuju nasibnya.
Banyak orang dengan rasa takut melihat kepada tindakan-tindakan di luar hukum yang semakin memuncak, ketegangan-ketegangan rasial, kenaikan harga bahan pokok sehari-hari, sebagai gejala bahwa dunia pasti akan sampai kepada suatu malapetaka besar.
Kita dapat membenarkan bahwa dunia kita sedang diantar menuju satu jurusan tertentu! Nasib apakah yang menanti dunia ini? Jurusan manakah sedang ditujunya? Orang bertanya, apakah benar ada hari kiamat? Jika benar ada, bilakah dan bagaimanakah kiamat itu?
Apakah dan mengapakah hari kiamat itu?
Ya, kita dapat menyaksikan bahwa dunia dengan keruntuhan-keruntuhannya yang meluas itu menyatakan bahwa sejarah memang ada akhirnya, dan di masa lampau, berakhirnya sejarah bagi bangsa-bangsa keturunan dan manusia sudah terjadi.
Lihat saja, piramide-piramide peninggalan Mesir kuno, dan hasil-hasil penggalian kota-kota Niniwe, Babel, Forum Romanium di Roma, dan banyak lagi, semuanya menyatakan tentang kekayaan dan kemuliaan yang pernah ada dalam sejarah, akhirnya telah menemui ajal dan sejarahnya telah selesai. Tidak peduli betapa besar dan berkuasanya satu bangsa di zamannya sendiri, maka ia akan sampai kepada saat kebinasaannya.
Dua ribu tahun yang lalu Kristus telah mengumumkan mengenai rencana Allah yang besar untuk menyelamatkan manusia yang percaya kepada Yesus Kristus dan menganugerahkan kepada mereka kehidupan yang tenang, damai dan abadi!

Yesus berkata: “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percaya juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.” Yohanes 14:1-3.

1. MENGAPA YESUS KRISTUS HARUS DATANG KEMBALI?

Apabila kita mempelajari Kitab Suci, mengenai peristiwa yang terjadi pada akhir zaman, maka kita akan dapat mengerti mengapa Yesus Kristus harus datang kembali.
Yesus harus datang kembali karena manusia kini sedang merusakkan bumi dengan penemuan berbagai-bagai jenis bom-bom dan alat-alat peperangan. Allah tidak akan membenarkan tindakan manusia ini berlangsung terus, melainkan Ia akan menghukum mereka.
Jika Kristus tidak segera datang, maka keadaan dunia akan terus dirusakkan oleh manusia, dengan berbagai alat senjata modern! Ledakan bom-bom nuklir, pengotoran-pengotoran udara, dan tindakan-tindakan penghancuran lainnya sedang terjadi di segenap bagian bumi ini.

“Dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi, dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi.” Wahyu 11:18.

“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu daripada menuruti Allah.” 2 Timotius 2:1-5.

Inilah gejala-gejala akhir zaman, bahwa manusia dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki, mempunyai sikap menolak kenyataan beragama kepada Allah yang benar. Kejahatan manusia semakin bertambah-tambah.
Yesus harus datang kembali, karena umat Allah yang setia telah lama menunggu kedatangan-Nya, agar mendapat kelepasan dari dosa, penyakit dan kematian.
Yesus Kristus harus datang kembali ke dunia ini, karena la telah berjanji memberikan pahala kepada orang-orang benar.

“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut per-buatannya.” Wahyu 22:12.

“Dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah Yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus.” Titus 2:13.

“Dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam surga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya.” 2 Tesalonika 1:7.

Sementara Yesus datang untuk menyelamatkan umat yang beriman, juga Yesus harus datang untuk menghukumkan orang-orang jahat.

“Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya.” Wahyu 18:5.

“Di dalam api yang bernyala-nyala, dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.” 2 Tesalonika 1: 8.

Yesus Kristus harus datang kembali untuk mendirikan kerajaan Kristus yang kekal abadi. Bangsa-bangsa di dunia ini terus bertempur satu dengan yang lain, dan Kristus harus meniadakan semua kerajaan di dunia ini.

“Tetapi pada zaman raja-raja. Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya. dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain; kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya.” Daniel 2:44.
“Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaan-Nya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.” Daniel 7:14.

2. BAGAIMANAKAH CARA KEDATANGAN YESUS KRISTUS KEMBALI?

Ada beberapa pandangan orang terhadap kedatangan Yesus Kristus kembali ke dunia ini, yang tidak sesuai dengan ajaran Kitab Suci. Ada orang menganggap bahwa kedatangan Yesus Kristus itu hanyalah menurut pengertian kiasan. Misalnya, apabila seorang mencapai satu taraf kehidupan yang baru, maka Yesus sudah datang kepada orang itu. Pengertian ini pula berarti bahwa kedatangan Yesus itu adalah di samping secara kiasan juga untuk pribadi tiap orang. Ada pula yang mengatakan bahwa kedatangan Yesus kembali, terjadi tiap kali ada orang meninggal dunia! Pendapat serupa itu. jelas sekali bertentangan dengan ajaran Kitab Suci!
Kitab Suci menjelaskan peristiwa yang sebenarnya sebagai berikut:

“Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu. Tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: “Hai orang-orang Galilea. mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke surga meninggalkan kamu, akan datang kembali. Adalah sama seperti pada waktu la diangkat naik ke Surga.

Tegasnya, bahwa kedatangan Yesus Kristus, adalah nyata dan kelihatan. Yesus tidak akan datang secara sembunyi atau menampakkan diri hanya kepada sekelompok manusia saja atau kepada salah seorang secara individu, secara rahasia melainkan kedatangan-Nya itu adalah dalam keadaan yang sesungguhnya. Apabila Yesus datang, la akan dilihat orang sebagaimana murid-murid-Nya melihat Dia diangkat ke surga pada waktu itu.

“Lihatlah, la datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.” Wahyu 1:7.

Untuk mendapatkan dengan benar cara kedatangan Yesus Kristus agar jangan sampai tertipu, Yesus sendiri telah berkata:

“Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya… Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.” Matius 24:23,27

Yesus akan datang dalam keadaan yang sesungguhnya, karena semua mata akan melihat kedatangan-Nya bahkan kedatangan-Nya itu akan hebat seperti kilat, yang terpancar dari timur ke barat, Yesus tidak akan datang sendirian, melainkan dengan kemuliaan malaikat-malaikat.

“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka la akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.” Matius 25:31.
“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Tuhan berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari surga….” 1 Tesalonika 4:16.

3. PERISTIWA APAKAH AKAN TERJADI WAKTU YESUS DATANG?

Peristiwa besar yang tetap menjadi masalah dalam kehidupan manusia ialah kematian. Tetapi apabila Yesus datang masalah kematian itu akan langsung diatasi dan diselesaikan. Khusus bagi orang yang percaya kepada-Nya, kepada umat Allah yang saleh, diberikan perjanjian ini.

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Tuhan berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari surga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dulu bangkit.” 1 Tesalonika 4:16.

Inilah salah satu bagian dari rencana keselamatan Allah bagi manusia berdosa dan yang harus mati itu. Bahwa mereka yang telah mati dalam iman, akan dibangkitkan.

” Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.” Yohanes 5:28-29.

Satu kegenapan perjanjian Allah yang indah bagi umat Allah! Bangkit dari kematian! Bukan itu saja, tetapi pada waktu kebangkitan itu, mereka akan diubahkan, dari tubuh yang fana, menjadi tubuh yang kekal! Tubuh yang tidak berpenyakit!

“Kita semuanya akan diubah, dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah. Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.” 1 Korintus 15:52-53.

Alangkah bahagianya waktu itu! Tubuh kita yang selalu menjadi sasaran penyakit, dan penderitaan, akan diganti dengan tubuh yang baru dan kekal. Tubuh kita yang menjadi hancur dan busuk pada waktu kematian, akan dibangkitkan dengan keadaannya yang tetap segar dan sehat! Tidak perlu khawatir tentang serangan penyakit karena tidak ada penyakit lagi! Tidak perlu obat! Tidak takut penyakit kanker lagi! Kristus sudah datang! Tidak perlu rumah sakit! Tidak perlu tanah untuk kuburan. Semuanya sudah lalu! Kristus sudah datang!
Kedatangan Kristus bukan saja membangkitkan orang-orang yang benar dari dalam kubur dan mengubahkan tubuh mereka dengan tubuh yang baru dan kekal, tetapi juga akan mengambil mereka dari dunia yang berdosa ini, dan membawa mereka pulang ke surga!

“Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” I Tesalonika 4:17.

Sementara kedatangan Yesus kembali ke dunia ini, menjadi pengharapan yang berbahagia dan keselamatan bagi orang-orang benar yang percaya kepada Allah, hari itu adalah pula menjadi hari pembalasan hukuman bagi orang-orang jahat! Perhatikan-lah apa yang akan terjadi dengan mereka! Semua orang jahat yang menolak firman Allah dan tidak beriman, akan menerima hukuman pada waktu kedatangan Yesus.
Kitab Suci menjelaskan bahwa pada waktu Yesus datang, dunia ini akan dihancurkan.

“Tetapi pada hari Tuhan akan tiba seperti pencuri, Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.” 2 Petrus 3:10.

Apakah yang terjadi dengan orang-orang yang tidak beribadat kepada Allah?

“Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu. “Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan?” Wahyu 6:14-17.

Alangkah sedihnya! Mereka itu telah mendapat kesempatan hidup dalam dunia dengan segala kebesaran, kekayaan, pangkat, tetapi tidak mau berbakti kepada Allah! Mereka adalah orang-orang yang mementingkan makan, minum, mencari kesenangan-kesenangan duniawi, berjudi dan menikmati segala kepelesiran, dan tidak mempedulikan agama. Mereka kemudian sadar tapi sudah terlambat, karena kesempatan yang baik telah mereka sia-siakan, mereka tidak mau mengikuti firman Allah dan menganggap enteng soal agama, maka Allah tidak dapat menyelamatkan mereka. Mereka berteriak, menangis meminta perlindungan pada gunung-gunung batu, tapi sia-sia, dan mereka meminta supaya batu-batu itu menimpa dan membinasakan mereka!

“Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.” Matius 25:41.
“Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Matius 7:23.

4. BERSEDIA UNTUK BERTEMU DENGAN YESUS KRISTUS

Persiapan apakah yang perlu diadakan jika kita mau bertemu dengan Yesus dan diselamatkan pada hari kedatangan-Nya? Apakah keselamatan itu diberikan bagi semua orang, atau hanya kepada rombongan tertentu saja? Tidak! Adapun rencana keselamatan Allah itu disediakan bagi semua orang, yang mau mengikuti kehendak-Nya. Jika demikian apakah syarat-syarat yang harus diperbuat oleh seseorang yang mau diselamatkan pada hari kedatangan Yesus?
Perhatikanlah petunjuk yang berikut ini. Nasihat Tuhan ini adalah bagi semua orang sebagai persiapan menjelang hari yang hebat itu.

“Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.” Yesaya 55:6,7.
“Mencari Tuhan, berdoa, bertobat dari segala jalan kehidupan yang jahat, adalah usaha penting yang harus dilaksanakan agar boleh diselamatkan pada waktu Yesus datang!
” Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.” 1 Yohanes 3:3.

Bagaimana dapat kita bersedia? Dengarlah nasihat yang berikut ini:

“Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur .karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran.” 2 Petrus 3:10-13.

Dapatkah seseorang mengetahui bila kedatangan Yesus kembali? Ia menasihatkan selanjutnya, agar semua orang yang menantikan kedatangan-Nya itu harus waspada dan berdoa setiap waktu.

“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.” Matius 24:42.
Alangkah bahagianya menjadi umat Allah dan berbakti pada-Nya. Betapa mulianya kesempatan termasuk dalam rombongan umat yang menantikan kedatangan Yesus kembali ke dunia ini! Walaupun banyak kali menghadapi kesusahan dan pergumulan dalam kehidupan di dunia ini, umat Tuhan tetap menatap kepada Yesus Kristus, menunggu dengan tabah perjanjian-Nya dan penuh pengharapan untuk segera terwujudnya hari keselamatan itu. Segala kesusahan dan penderitaan di dunia ini akan lenyap apabila mereka memandang Yesus datang di awan-awan beserta malaikat-malaikat-Nya. Mereka akan bersorak dengan kesukaan.
“Pada waktu itu orang akan berkata: ‘Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!” Yesaya 25:9.

source : tigamalaikat.blogger.com via forumkristen.com

 
 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

MASA DEPAN PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA *)

Morality cannot be legislated, but behavior can be regulated.

• Martin Luther King Jr.

Bung Karno sebagai Presiden RI pernah mencela para sarjana hukum dengan mengatakan secara terus terang dan terbuka bahwa “Met de juristen kunnen wij geen revolutie maken”. Dialihbahasakan dari bahasa Belanda : “Dengan para sarjana hukum kami tidak bisa membuat revolusi”. Beliau juga mengritik para sarjana hukum yang katanya terlalu berpikir berdasarkan buku teks (textbook thinking). Meskipun ucapan Bung Karno tidak seluruhnya benar sebab konseptor UUD 1945 adalah seorang sarjana hukum Indonesia yang bernama Mr.Dr. R. Soepomo. Soepomo adalah seorang yang “brilian” (pandai sekali) sebab Read the rest of this entry »

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 27 April 2009 in MATERI KULIAH, REFERENSI, SEBAIKNYA ANDA TAU!

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MENGHADAPI BADAI AKHIR ZAMAN

beberapa fenomena sebagai penggenapan akhir zaman :

1). Kegoncangan geologi. Adanya gempa bumi dan kenaikan air di daratan karena mencairnya es didaerah kutub. Hal ini terjadi karena adanya pemanasan global ( Global Warming).
Fenomena perekonomian dunia

2). Kegoncangan ekonomi. Pada bulan Juni tahun 1979, beberapa negara Eropa bersatu . kesatuan negara-negara ini memiliki lambang berupa binatang banteng. Visi mereka adalah mempersatukan ekonomi dan politik agar melebur menjadi satu negara dunia yang memiliki pemerintahan. Pada tahun 1986, mata uang Euro dari Eropa bersatu telah dibuat. Penyatuan Eropa ini di dominasi oleh 7 negara Eropa yang kuat, yang juga merupakan anggota dari 7 negara industri ( yang disingkat G-7).

3). kecanggihan teknologi. Adanya teknologi biochip yang ditanam didalam tubuh manusia (di kepala depan ( dahi) atau dibawa tangan, terutama di tangan kanan), band. Wahyu 13:16; 16:2, bahkan salah satu perusahaan mobile telah menciptakan biochip ini. Biochip ini untuk dapat menyimpan identifikasi dan informasi-informasi penting lainnya. Sistem pembelanjaan tidak lagi menggunakan uang kontan, namun menggunakan sensor terhadap biochip ini.
Patung bisa bicara. Perusahaan Lucifer enterprise energi (TTS) memberikan kehidupan kepada patung. Sehingga patung itu bisa bicara seperti manusia (wahyu 13:15; “dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu bicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh,)”.
Peperangan dimana-mana “ sebab bangsa akan melawan bangsa ( Matius 24:6-7)

4). Kegoncangan iman. Kedurhakaan ( II Timotius 3:1-9, bnd. Matius 24:37-39); kemurtadan ( Mat 24, band amsal 14:14; “ orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya. Murtad artinya : Berjalan menurut kebenaran diri sendiri; munculnya Nabi palsu ( Matius 24: 24-26).

BELAJAR DARI NUH

Ada apa dengan Nuh? Nuh tidak diberikan Tuhan cara-cara mendeteksi tanda-tanda, tapi Tuhan hanya memberikan perintah untuk membuat bahtera. Nuh hanya hanyak disuruh oleh Allah untuk membuat bahtera tanpa bertanya kapan hujan turun, dan hujan yang lebat turun sampai 40 hari. Nuh taat kepada perintah Tuhan dan tanpa di sadari ia telah melakukan persiapan atas musibah air bah.

Ada 3 hal yang kita harus disiapkan menurut pembacaan dari Matius 24-25 :
1.lakukan tugasmu dengan setia dan bijaksana ( Matius 24:45-51)

Ada 3 ciri orang bijaksana menurut, Amsal 14 : 15 – 17
a.Ayat 15 : memperhatikan langkah kita, jangan menurut perkataan orang apalagi mempercayai perkataan orang tersebut.
b.Ayat 16 : berhati-hati dan menjauhi kejahatan. Amos 5: 14-15
c.Ayat 17 : sabar dalam segala hal.

Akibat orang tidak taat dan tidak setia.

Jika kita tidak setia dalam melakukan apa yang Tuhan perintakan maka kita akan dibunuh dan dibuat senasib dengan orang –orang munafik. Matius 24:51; “ dan akan membunuh dia senasib dengan orang-orang munafik. Disanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.” Bandingkan dengan Matius 23:33; “ celakalah kamu, hai ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adat manis dan jimat kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum taurat kamu abaikan, yaitu : keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan,” hukuman neraka bagi orang munafik.

2.Membangun pengenalan dengan Tuhan ( Matius 25:1-12)

Kisah gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh. Kata kunci ayat.3, “ mempersiapkan minyak untuk pelita …” adalah bentuk dari sikap hidup mengenal Tuhan dalam suatu pengenalan pribadi yang benar. Gadis-gadis yang bodoh tidak memiliki hubungan yang intim dengan mempelai laki-laki (Tuhan).
Matius 25 : 12; “tetapi ia menjawab : aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.”
Membangun hubungan intim dengan Tuhan Memerlukan Waktu-waktu yang khusus, yaitu melalui Firman Nya dan Roh kudus. Mengenal Tuhan jangan dari kata orang tetapi harus juga mengalami sendiri. Jika kita tidak memiliki pengenalan akan Tuhan, maka pintu akan ditutup dan “Tuhan” tidak mengenal (Matius 25:10-12). Pengenalan akan Tuhan, adalah segalanya.

3.Jangan simpan talentamu ( Matius 25: 14-30)

Perumpamaan tentang telenta. Tuhan mempercayakan talenta kepada setiap kita, umatNya ( ayat 14 ). Talenta yang sebenarnya adalah milik Tuhan yang diberikan kepada setiap kita menurut kesanggupan kita masing-masing. Untuk itu, talenta kita jangan disimpan tetapi harus dilabakan karena talenta itu diberikan oleh Tuhan kepada kita secara Cuma-Cuma.
Kunci dalam Matius 25 : 40, (“ dan Raja itu akan menjawab mereka: aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-saudara-ku yang paling hina ini, kamu telah melakukan untuk aku,”) yaitu : semua tanggung jawab yang Tuhan berikan kepada kita, kita harus lakukan semua untuk Tuhan. Maka akan ada pertambahan atau pelipat gandakan.

Wahyu 3:10-11; “ karena engkau menuruti Firman–Ku , untuk tekun menantikan aku, maka akupun akan melindungi engkau dari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam dibumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.”

PERSIAPAN MENGHADAPI BADAI

Persiapan itu penting! Bagaimana kita dapat menghadapi liku-liku hidup yang menyakitkan tanpa sumber kekuatan yang kita perlukan? Apa yang kita lakukan?

Kita tidak boleh menanti-nantikan malapetaka dalam hidup ini. Banyak orang yang menumpuk rasa takut akan apa yang bakal terjadi, sehingga mereka tidak dapat menikmati apa yang sedang terjadi.

George Washington berkata, “ mempersiapkan diri akan peperangan adalah cara yang paling efektif untuk menciptakan perdamaian.”

Antisipasi penganiayaan hati: menghadapi gelombang kebrutalan manusia, maka akan ada pemisahan. Orang yang jahat akan bertamnbah jahat dan baik akan bertambah dimurnikan. ( Daniel 12:10 ). Krisi yang dialami seseorang akan memunculkan kemurniaan seseorang baik atau jahat.

Melalui masalah, ada 2 hal yang dapat kita ketahui :
Terbuat dari apa kita

1. Siapa orang-orang yang ada disekitar kita
Dengan mengerti dan memiliki tujuan Tuhan dalam hidup kita, maka kita akan tetap bertahan untuk maju, sekalipun sekeliling kita berhenti

2. Jadilah prajurit doa sebelum peperangan dimulai
Banyak orang kristen kalah dan binasa, karena berdoa hanya disaat krisis melanda, lalu mengabaikannya saat keadaan aman.

By. Debora Pasang (di sampaikan pada waktu RETREAT PEKERJA XVII)

 
11 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Februari 2009 in BERITA, KARYA TULIS, RENUNGAN

 

Tag: , , , , , , ,