RSS

Ulah seorang Aparat, TPS Sepi sejenak

19 Mei

Jayapura – Distrik Abepura, TPS (Tempat pemungutan suara) 18 kelurahan/kampong Yobe terlihat sepi sejenak saat proses Pelaksana pemungutan suara pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala kepala daerah ulang kota jayapura.

Hal itu terjadi saat seorang aparat kepolisian yang muncul tiba-tiba dan memukul seorang ibu yang lagi bersantai ria yang seusai memilih dan tengah lagi berjualan Es, dan pinang. Korban kemudian memanggil suaminya, Apong Coe untuk mendatangi pelaku.

Apong tengah bertugas sebagai anggota KPPS(kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di TPS 18 pada pemilu raya yang kurang lebih 45 meter dari tempat perkara.

Sekitar ratusan orang, ternasuk Warga yang mendengar perkelahian itu segera meninggalkan Tempat pelaksana pemilu untuk melihat kejadian itu. Suasana itu membuat TPS Sepi dan selang beberapa waktu, berangsur pulih .

Peristiwa itu berlangsung kira-kira pukul 2 siang,kemarin  rabu(18/5) jalan naik Rumah sakit jiwa Abepura.

Menurut keterangan warga, Aparat yang berinisial (AY) datang lalu mengayung pipa diatas kepala korban dan beberapa rekan ceritanya. “ Dia datang trus pukul barang-barang diatas tempat jualan dan juga mengayung Pipa yang dipegangnya. Hampir mengena kepala kami” kata seorang warga, Ibu Evi yang hampir jadi korban juga”.

Korban yang merupakan tante pelaku itu, menyesali perbuatan pelaku yang hampir memukulnya dengan pipa dan juga berhasil dilempar dengan kayu. ’’saya hampir kena pipa tapi salah. Namun saya dilempar dengan kayu, barang-barang jualan ada yang hancur, dipukul terhamburan padahal saya tidak ada kesalahan”katanya kesal.

Dan bukan hanya itu saja, kemarin Pelaku, seorang aparat kepolisian di kab sarmi yang bertempat tinggal di BTN Atas, membuat laporan palsu kalau suami korban hampir memotongnya dengan Alat tajam. “Masa suami saya mengejar dia dengan parang panjang sedangkan suami saya kerja di TPS, didepan rumah pa ketua KPPS, pa jhon bersama pa Yobe, dan beberapa warga. Itu omong kosong’’tegas ibu yang beranak dua .

Apong, suami korban juga menegaskan kalau hal itu tidak benar. “ Untuk apa saya lakukan itu?kita lagi sibuk untuk pemilu”ucapnya dengan nada yang keras”. Perkataan itu dibenarkan oleh warga setempat.

Akibat perlakuan itu, pelaku yang diduga mengkonsumsi minuman keras(miras) itu dilaporkan oleh korban dan suaminya ke polsek Abe untuk diproses sesuai aturan hukum’’. Polisi yang datang ketempat perkara pun mengambil barang bukti berupa pecahan botol dan juga kayu yang dipakai melempar korban ***(Bertho )

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Mei 2011 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: