RSS

MASYARAKAT HARAP KEJATI PAPUA USUT TUNTAS KASUS KORUPSI

08 Mar

Jayapura — Aspirasi Masyarakat Papua Melalui Forum Mahasiswa Papua Menuntut Keadilan Dimana Menyikapi Berbagai Pemberitaan di Media Massa baik Cetak maupun Elektronik Mengenai Kasus korupsi di Papua Yang Sedang Merajalela harus segera diusut tuntas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua .

Dalam berbagai pemberitaan media massa saat ini selalu menyajikan informasi mengenai kasus korupsi, yang mendapat perhatian publik seperti gayus tambunan, kasus bank century, kasus penyuapan anggota DPR dalam pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia.

Kata korupsi sekarang ini (setelah reformasi) seolah-olah tak ada henti-hentinya terdengar dan banyak dibicarakan oleh rakyat.

Korupsi sudah menjalar kemana-mana bagaikan kangker ganas yang sudah menjalar ke sel-sel organ ( organ publik).

Korupsi sudah menjangkit ke lembaga – lembaga negara mulai dari Eksekutif, Legislatif maupun Yudikatif.

Pemerintahan yang dipimpin oleh orang-orang yang tidak jujur, dan bermoral bejat akan menimbulkan suatu bentuk kleptokrasi yang artinya pemerintahan oleh para pencuri, mereka berpura-pura bertindak jujur, mengembang amanat rakyat, padahal mereka tidaklah demikian, justru yang dilakukan tindakan bukan keadilan alis tidak jujur dengan mencuri uang rakyat demi kepentingan pribadi.

Dalam Media massa ( bintang papua) pada 25 februari 2011 lalu, mengenai kinerja Kejaksaan tinggi (kejati) Negeri Jayapura yang menyebutkan bahwa diduga kejati jayapura telah menerima suap ratusan juta rupiah membuat masyarakat papua melalui forum Mahasiswa papua keadilan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK Uncen), Asrama Putra Uncen,  STT I.S Kijne, STIE Port Numbay mengadakan Aksi demo damai.

Aksi itu dilakukan kemarin (7/3) kurang Lebih oleh 250 Aktivis Mahasiswa Papua. Mereka meminta Kejati Papua dapat menuntas kasus suap kajati Jayapura dan kasus korupsi lainnya di beberapa daerah.

Ketua Umum BEM Uncen, Kristian Peday mengatakan bahwa jika pemerintah tidak tuntaskan kasus ini mereka akan kembali dengan massa yang lebih besar lagi. “ kami akan balik dengan massa yang besar demi aspirasi rakyat dan keadilan, dimana kita bisa sama-sama melihat Otsus besar rakyat Miskin akibat koruptor banyak”katanya.

Kepala Keperdataan dan Pengadilan Tatausaha Negara, Constan Ansanai, SH mengatakan bahwa tidak ada kesejahtraan ditanah papua jadi kita harus berjuang untuk merubah keadaan. Akhir-akhir ini masyarakat tidak percaya terhadap pengegak hukum melihat fenomena demokrasi belum berjalan maksimal, Katanya.

“Mengenai kasus suap kejati jayapura akan ditangani secepat mungkin tapi kita perlu bukti-bukti yang akurat”. Tambah Constan, yang juga merupakan Mahasiswa Alumni Fakultas Hukum Uncen.

Lanjut, Kepala Kejaksaan Tinggi(kejati) Papua, Leo RT Panjaitan  mengatakan setiap suara rakyat akan ditampung dan di tindak lanjuti. “kami mendukung suara rakyat yang disuarakan mahasiswa, dan kami akan mempelajari kasus ini, juga akan menindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku”.

Masyarakat Papua harap bukti mengenai penuntasan ketidak beresan penyelenggaran negara dan kerugian keuangan negara biar rakyat tau dan merasakan yang namanya kesejahtraan tu seperti apa. Kasian kan kalo Papua kaya rakyatnya miskin minta ampun. Kita akan mengontrol kinerja pemerintahan terus. Jangan penegak hukum tinggal pancuri uang, pancuri uang, pancuri uang trus. Bagaimana rakyat mau percaya kalo yang seharusnya mengajarkan hukum melanggar hukum itu sendiri.”  Kata baren, salah seorang Aktivis demo damai ”.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 8 Maret 2011 in BERITA

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: