RSS

AKIBAT MENGADAKAN HUBUNGAN SEKS SEBELUM PERNIKAHAN**

01 Agu

PMKuncen :: Seks berasal dari Allah dan diberikan kepada manusia dengan tujuan untuk dinikmati dan mengusahakan keturunan dalam perkawinan. Hal itu berarti bahwa seks harus dilakukan sesuai dengan kehendak Allah, dimana seks hanya dapat dilakukan dimana seks hanya dapat dilakukan oleh suami-isteri yang sah (I Korintus 7:1-5).
Hubungan seks di luar pernikahan sama sekali tidak dibenarkan, melanggar Firman Allah, hukumnya berzinah dan dosa (Keluaran 20:14) patut dihukum, mereka tidak mewarisi kerajaan Allah.

Menurut Robert J. Miles dalam bukunya, Sebelum Menikah Pahami Dulu Seks di katakannya: ada banyak akibat yang ditimbulkan oleh perbuatan seks sebelum pernikahan, antara lain:
1. Akhirnya mereka memaksakan diri untuk cepat-cepat menikah, untuk menghindarkan si bayi dari istilah “Anak Haram”. Jelasnya menanggung resiko besar, merasa malu dengan masyarakat karena pernikahan ini sudah diawali dengan penyimpangan norma-norma perkawinan. Jika para pemuda-pemudi tidak hati-hati dalam mencari dan menetapkan cara hidupnya, mereka akan menjadi korban seumur hidup, dan tidak lepas dari bahaya “Habis Manis Sepah Dibuang”.
2. Anak mereka akan diadopsi oleh pengadilan kepada pasangan yang telah menikah, ini berarti kedua orang tua bebas tanggung-jawab terhadap anak, karena anak tersebut sudah diserah kepada orang lain untuk mengasuh, mengganti kasih dan pemeliharaan. Bukankah hal ini berarti menghilangkan hak seorang anak untuk menuntut kepada orang tuanya sebagai darah daging sendiri.
3. Banyak kali terjadi “Pengguguran atau Aborsi” terhadap bayi yang dikandung karena mereka takut dikeahui oleh oran tua, keluarga, teman, tetangga takut kepada semua orang dan merasa bersalah. Mereka tidak memperhitungkan bahaya pengguguran yang dilakukan, baik oleh dokter maupun dukun, dan bahaya psikologis. Manusia tidak berkuasa atas diri sang bayi. “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan didalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya”(Mazmur 139:13,16).
4. Akibat lainnya, seorang ibu yang belum menikah terpaksa harus mengurus sendiri anaknya dengan terus-menerus. Bebannya bertambah, mencari nafkah, mengurus keluarga dan anak. Belum tahu apa jadi kelak jika anaknya sudah menjadi dewasa dan belum pernah melihat ayahnya. Banyak masalah yang harus dihadapi.
Jadi, hubungan seks di luar pernikahan adalah sikap yang kurang bertanggung-jawab dan tidak terpuji, dengan kata lain merampas, mencuri, memperkosa milik orang lain, melakukan yang tidak hormat, tidak sopan, keji, najis dan berdosa. Untuk menghindari terjadinya penyimpangan-penyimpangan tersebut, perlu perhatian orang tua terhadap sang gadis atau jejaka dalam mempersiapkan pernikahan dan hidup keluarga bagi anaknya. Biasanya lebih mudah melepasbebaskan sang ank dari pada melepas binatang piaraan yang dirawat sedemikian rupa dan tidak mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh anaknya di luar pergaulan bebas tanpa kontrol, yang hidup melebihi binatang liar.
Orang harus turut bertanggung-jawab, kalau sang calon menantu sudah tidak mengindahkan dan menghormati orang tua, lebih bik jangan diterima. Apalagi selalu membujuk-rayu dan menipu. Tidak perlu kompromi dengan dosa. Lebih baik kehilangan sang pacar dari pada kehilangan kewibawaan orang tua dan diri sendiri di pandangan masyarakat.

Bagaimana seharusnya sikap kita pada masa pacaran,??
a) Saling menghormati. “Kenakanlah Tuhan Yesus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuh untuk memuaskan keinginannya”(Roma 13:14).
b) Setia kepada Tuhan dan rajin membaca Firman-Nya sebagai perjanjian bagi umat-Nya dan berdoa dengan penuh penyerahan bagi hidup di masa mendatang. Ia akan membuat hidupmu berhasil (Yosua 1:8).
c) Sementara berpacaran janganlah mengharapkan hal-hal seperti ciuman tiap saat, gesekan tubuh yang menimbulkan rangsangan kosong dan menimbulkan hawa nafsu yang akan menjatuhkan kehidupan rohani dan menjauhkan diri kita dari persekutuan dengan Tuhan.
d) Berusaha menghindari pikiran yang negatif dan memikirkan apa yang suci dan baik bagi pemandangan Allah (Filipi 4:8).
e) Membatasi waktu berpergian berdua dan menjauhi tempat yang sepi. “Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik” (I Korintus 15:33).

**Oleh : Ungkhe_Excited
blessingmeukisi.blogspot.com
ath_groovy@yahoo.co.id

 

Tag: , , , , , , , , , ,

5 responses to “AKIBAT MENGADAKAN HUBUNGAN SEKS SEBELUM PERNIKAHAN**

  1. Kipas Besar

    23 April 2014 at 4:50 pm

    hal ini memang dilarang

     
  2. Ungkhe_Excited

    18 April 2013 at 11:00 am

    Hem ternyata tulisan ini bisa memberkati orang lain juga…
    Thanks God in the name of Jesus Christ

     
  3. Regine

    5 November 2012 at 2:44 am

    makasih infonya..^^ God Bless You..^^

     
  4. SAhabat Tiga

    5 April 2010 at 6:13 pm

    Makasih atas infonya…..
    semoga semuanya kuat

     
  5. narman

    25 Agustus 2009 at 2:33 am

    tobattt aku., tris bro bwat tulisannya… aku akan hargai wanita lebih baik lagi!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: