RSS

Siapa yang berada di kayu salib ?

29 Apr

Aku harus berhati-hati untuk tidak membiarkan pelayananku bagi Kristus menjadi penghormatan diri sendiri apakah aku menikmati berkhotbah karena aku untuk sesaat menjadi pusat perhatian? apakah aku senang mengajar karena aku bisa menguasai teman- teman yang lain ? apakah aku membawa orang lain terhadap Kristus karena itu memperkuat egoku?
Aku menyadari betapa tidak kentaranya nafsu-nafsu pribadiku itu. tidak peduli tersembunyi didalam pakaian keagamaan sekalipun asalkan nafsu-nafsu itu bisa bertahan hidup. Pokok persoalannya adalah : siapa yang berada di atas salib dan siapa di atas takhta? Pertukaran tempat yang terbesar telah terjadi ; Kristus yang dahulu berada di kayu salib dan sekarang berada diatas takhta . dahulu nafsu-nafsu pribadiku berada di atas takhta hidupku, sekarang semua itu harus dipakukan di kayu salib. Jika aku menukar kedua hal itu dan memutar balikkan sejarah, aku berada di dalam kesulitan!
Nafsu pribadiku yang besar dan berlangsung terus-menerus adalah lari dari salib dan meyelinap diatas takhta .sering kali aku memandang salib tempat nafsu pribadiku tergantung dan berkata ”bereslah, nafsu jahat itu telah disalibkan untuk selama-lamanya!” namun yang terlihat adalah salib yang kosong, sebab nafsu pribadiku telah melarikan diri dari salib dan sedang menuntut penghargaan.
Menyalibkan nafsu jahat bukanlah suatu penyangkalan yang berkata ”aku telah mati”, melainkan ”Aku telah… Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan kristus yang hidup di dalam aku ” (Gal. 2:19-20). Bahkan kekristenan berkata bahwa sebelum aku dapat hidup untuk Kristus, aku harus mati. itu bukan berarti pribadiku sendiri yang mati, melainkan kecendrunganku untuk menonjolkan atau mengilahikan diri. Yesus tidak menganggap”kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan” (Flp 2:6). Bila Yesus menolak mempertahankan keilahian-Nya, apalagi aku, orang berdosa, harus menolak untuk mengilahikan diriku! yang jelas ialah nafsu pribadiku tidak disalib sekali untuk selamanya, tetapi setiap hari harus disalibkan. Nyanyian paling indah yang dinyanyikan murid sejati Kristus terdapat dalam Galatia 2:19-20, ”aku telah disalibkan dengan kristus … melainkan Kristus … yang hidup di dalam aku ”. setelah kematian datang kehidupan , dan setelah penyaliban datang kemenangan.

Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa (Roma 6:6)

selamat paskah !!!

Bidang Humas Dan Warta PMK uncen

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 29 April 2009 in RENUNGAN, TENTANG ALKITAB

 

Tag: , , , ,

One response to “Siapa yang berada di kayu salib ?

  1. Kobe]

    24 Mei 2009 at 9:28 pm

    Trims TUHAN , su gantung sa pu dosa sampe bersih!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: