RSS

PEMUDA-PEMUDI PAPUA DIHARAP UNTUK MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA DI PEMILU

09 Mar

Jayapura (ANTARA News) – Perhimpunan pemuda Kristen Papua yang terdiri dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), serta Forum Generasi Muda (FGM) Gereja Kristen Indonesia (GKI) , yang ada di Provisi Papua, meminta kepada seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan Umum Legislatif pada 9 April mendatang.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI, Theo Ayorbaba, SH, Msi, kepada ANTARA di Jayapura, Minggu.

Theo mengungkapkan, jumlah golongan putih (golput) di Provinsi Papua semakin meningkat akibat lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap anggota legislatif.

“Kita melihat ada kesalahan yang dilakukan para pemimpin sehingga membuat masyarakat merasa ditipu,” ujarnya.

Saat ini dengan adanya peraturan perundang-undangan nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif, memungkinkan masyarakat untuk mengajukan mosi tidak percaya dan gugatan class action kepada pemimpin yang tidak bisa menyuarakan aspirasinya agar meletakan jabatannya.

Langkah awal yang harus dilakukan, lanjut Theo, adalah dibuatnya kontrak politik antara para calon anggota legislatif dengan masyarakat.

Hal ini dimaksudkan menjalin hubungan emosional antara orang yang dipilih dengan para pemilih.

Hal senada disampaikan pengurus Pusat GMKI Korwil XII Papua, Ben Ruatakurei.

Ia menambahkan, dalam waktu kurang dari 47 hari sebelum pemilu legislatif, pemuda Kristen akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar dipahami bahwa mereka juga harus ikut menentukan arah kebijakan dan pembangunan dengan menggunakan hak pilihnya.

“Antara lain dengan cara sosialisasi di tempat umum, diskusi dan konferensi pers. Sedang untuk masyarakat yang berada di daerah-daerah, kita akan mengaktifkan jaringan-jaringan pemuda Kristen yang ada di tempat tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, ketua DPP FGM GKI di tanah Papua, Roberth Wanggai, menekankan tujuan sosialisasi bukan untuk mengintervensi hak politik masyarakat dalam pemilu, melainkan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan hak pilih.

“Kita juga akan mendata nama-nama calon legislatif yang dianggap pantas untuk direkomendasikan pada masyarakat. Namun semua itu kembali pada pilihan masyarakat sendiri,” jelas Roberth.(*)

COPYRIGHT © ANTARA

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 Maret 2009 in BERITA, INFO UMUM

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: