RSS

Renungan… yang harus direnungkan

08 Des

Sebuah Kisah Natal…

“Seandainya ada seorang raja
yang mengasihi pelayan wanitanya yang miskin”, begitulah seorang filsuf
Denmark, Sören Kierkegaard (1813-1855), mengawali perumpamaannya.
Bagaimana cara sang raja menyatakan kasihnya kepada pelayan wanita itu?
Mungkin si pelayan akan menanggapinya karena takut atau terpaksa,
padahal sang raja menginginkan pelayan itu mengasihinya dengan tulus.

Kemudian
sang raja, yang sadar bahwa jika ia tampil sebagai raja, hal itu akan
menghancurkan kebebasan orang yang dikasihinya, memutuskan untuk
menjadi orang biasa. Ia meninggalkan takhta, melepas jubah
kebesarannya, dan memakai pakaian compang-camping. Ia bukan hanya
menyamar, tetapi benar-benar memiliki identitas baru. Ia benar-benar
hidup sebagai pelayan untuk memikat hati sang pelayan wanita tersebut.

Sungguh
pertaruhan yang luar biasa…! Pelayan itu mungkin saja akan
mengasihinya, atau justru menolaknya habis-habisan sehingga sang raja
tak akan mendapatkan kasihnya seumur hidup! Namun, itulah gambaran dari
pilihan yang diberikan Allah kepada manusia, dan tentu saja, itulah
makna perumpamaan di atas.

Tuhan
kita merendahkan diri-Nya sendiri untuk memenangi hati kita. “Kristus
Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan
dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan
telah mengosongkan diri-Nya sendiri” (Filipi 2:5-7). Inilah kisah Natal
itu: Allah berada di palungan; Dia menjelma dalam wujud yang tidak akan
membuat orang takut.

Sekarang pertanyaannya adalah: Akankah kita mengasihi Dia, atau justru menolak-Nya?

Undanglah Dia di masa Natal ini,

Juru Selamat yang datang dari atas;

Hadiah yang diinginkan-Nya tak perlu Anda bungkus –

Ia hanya menginginkan kasih Anda.

——————————————————-##——————————————————-

Allah tinggal bersama manusia supaya manusia dapat tinggal bersama Allah

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 8 Desember 2008 in RENUNGAN

 

Tag: , , , , , ,

One response to “Renungan… yang harus direnungkan

  1. Markus R

    9 Desember 2008 at 9:13 am

    Syallom semua…. semoga damai natal menyertai hati kita selalu!!!!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: