RSS

Otsus Hanya Bermanfaat Bagi Koruptor Lokal

24 Nov

Otsus Hanya Bermanfaat Bagi Koruptor Lokal Pemerintah Indonesia mesti mengevaluasi total penerapan Otonomi Khusus (Otsus) Papua karena terkesan tidak bermanfaat apapun, kecuali munculnya kawanan koruptor lokal dan konflik horisontal. Ketua Umum Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak-hak Azasi Indonesia (PBHI), Syamsuddin Radjab mengatakan, yang merupakan salah satu kesimpulan sebuah diskusi publik tentang masa depan Papua pasca ‘International Parliamentarians for West Papua (IPWP), Selasa (11/11) lalu. “Kesimpulan lainnya dari diskusi publik itu, ialah, IPWP hendaknya direspons secara positif sebagai bagian dari ketidakadilan Pemerintah Indonesia terhadap komunitas Papua yang selama ini hanya sebagai korban dan tempat eksploitasi dari pelaku pelanggar HAM serta sumberdaya alam (SDA),” tegasnya Kamis (13/11) kemarin. Diskusi Publik tentang Masa Depan Papua Pasca ‘International Parliamentarians for West Papua (IPWP) itu, menurutnya, menampilkan sejumlah pembicara seperti Dr J Kristiadi (CSIS), Andreas Harsono (wartawan), Dr Muridan (LIPI), Ida (DPR RI), Doli Kurnia (DPP KNPI) dan Ketua PBHI sendiri.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 24 November 2008 in BERITA, INFO UMUM

 

Tag:

One response to “Otsus Hanya Bermanfaat Bagi Koruptor Lokal

  1. Haryo M

    27 November 2008 at 3:11 pm

    Saya harap saudara mahasiswa patut juga memikirkan kedepan apa jadinya kelak jika papua dipimpin oleh koruptor2 lokal yang hanya memikirkan kebutuhanya sesaat!!!

    apakah Papua akan maju atau tambah tertinggal?

    Tanya Pada Hatimu?

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: