RSS

METODE PEMBELAJARAN YANG LEBIH BERPUSAT PADA SISWA**

29 Apr

Pembahasan tentang metode pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa meliputi :

1). Metode kerja kelompok

2). Metode karya wisata

3). Metode penemuan

4). Metode eksperimen

5). Metode pengajaran unit

6). Metode pengajaran dengan modul

1). Metode kerja kelompok

a. Pengertian

Metode kerja kelompok adalah cara pembelajaran dimana siswa didalam kelas di bagi dalam beberapa kelompok, dimana setiap kelompok dipandang sebagai satu kesatuan tersendiri untuk mempelajari materi pelajaran yang telah ditetapkan untuk diselesaikan secara bersama.

b. Tujuan

Tujuan penggunaan metode kerja kelompok dalam suatu strategi pembelajaran yaitu :

1). Memecahkan masalah pembelajaran melalui proses kelompok

2). Mengemban gkan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.

c. Alasan

Alasan penggunaan metode kerja kelompok yaitu :

1). Kerja kelompok dapat mengembangkan perilaku gotong royong

2). Kerja kelompok dapat memacu siswa aktif belajar

3). Kerja kelompok tidak membosankan siswa melakukan kegiatan belajar.

d. Kekuatan dan kelemahan

1. kekuatan metode kerja kelompok

a). membiasakan siswa bekerja sama,musyawarah dan bertanggung jawab

b). menimbulkan kompetisi yang sehat antar kelompok

c). Guru dipermudah tugasnya karena tugas kerja kelompok cukup disampaikan kepada para ketua kelompok.

d). ketua kelompok dilatih menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, dan anggotanya dibiasakan patuh pada aturan yang ada.

2. kelemahan metode kerja kelompok

a). sulit membentuk kelompok yang homogen baik segi minat, bakat, prestasi maupun intelegensi.

b). pemimpin kelompok sering sukar untuk memberikan pengertian kepada anggota, menjelaskan

dan pembagian kerja.

c). anggota kadang tidak mematuhi tugas-tugas yang diberikan pemimpin kelompok.

d). dalam menyelesaikan tugas, sering menyimpang dari rencana karena kurang dikontrol oleh pemimpin kelompok dan guru.

e). sulit membuat tugas yang sama sulit dan luasnya terutama bagi kerja kelompok yang komplementer.

e. cara mengatasi kelemahan metode kerja kelompok

Kelemahan metode kerja kelompok dapat diatasi dengan cara :

○ Mengkaji lebih dulu materi pelajaran dengan cermat, lalu buat garis besar rincian tugasnya untuk setiap kelompok agar bobot tugas tersebut sama beratnya.

○ Adakan tes sosiometri dan hasilnya digunakan untuk pembentukan kelompok yang mereka kehendaki.

○ bimbingan dan pengawasan kepada setiap kelompok harus dilakukan terus menerus

○ jumlah anggota dalam satu kelompok jangan terlalu banyak

○ Motivasi yang diberikan jangan sampai menimbulkan persaingan antara kelompok yang kurang sehat.

f. langkah-langkah pembelajaran dengan metode kerja kelompok

1. Kegiatan persiapan.

◊ Merumuskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai

◊ Menyiapkan materi pembelajaran dan menjabarkan materi tersebut kedalam tugas – tugas kelompok.

◊ Mengidentifikasi sumber-sumber yang akan menjadi sasaran kegiatan kerja kelompok

◊ Menyusun peraturan pembentukan kelompok, cara kerja, saat memulai dan mengakhiri dan tata tertib lainnya.

2. Kegiatan pelaksanaan

a). kegiatan membuka pelajaran

* Melaksanakan apersepsi, yaitu pertanyaan tentang materi pelajaran sebelumnya

* memotivasi belajar dengan mengemukakan kasus yang ada kaitannya dengan materi pelajaran yang akan diajarkan

* mengemukakan tujuan pelajaran dan berbagai kegiatan yang akan dikerjakan dalam mencapai tujuan pelajaran itu.

b). kegiatan inti pelajaran

* mengemukakan lingkup materi pelajaran yang akan dipelajari

* membentuk kelompok

* mengemukakan tugas setiap kelompok kepada ketua kelompok atau langsung kepada semua siswa.

* mengemukakan peraturan dan tata tertib serta saat memulai dan mengakhiri kegiatan kerja kelompok.

* mengawasi, memonitor, dan bertindak sebagai fasilitator selama siswa melakukan kerja kelompok

* pertemuaan klasikal untuk pelaporan hasil kerja kelompok, pemberian balikan dari kelompok lain atau dari guru.

c). kegiatan mengakhiri pelajaran

* meminta siswa merangkum isi pelajaran yang telah dikaji melalui kerja kelompok

* melakukan evaluasi hasil dari proses

* melaksanakan tindak lanjut.

2). Metode karya wisata

a. Pengertian

Metode karya wisata atau studi wisata sebagai metode pembelajaran adalah siswa dibawah bimbingan guru mengunjungi tempat – tempat tertentu dengan maksud mempelajari obyek belajar yang terjadi ditempat itu.

b. Tujuan

Tujuan karya wisata sebagai metode pembelajaran adalah untuk.

1). Mengkaji materi pembelajaran tertentu sebagaimana direncanakan dalam kurikulum/ silabus.

2). Melengkapi materi pelajaran yang tertulis dibuku sehingga pemahaman siswa menjadi lebih jelas dan kongkrit.

3). Memupuk rasa cinta lingkungan, daerah, tanah air, dan penghargaan terhadap pahlawan serta pemimpin yang berjasa dimasa silam.

c. Alasan

Alasan menggunakan metode karya wisata adalah :

1). Memvariasikan penggunaan metode pembelajaran agar siswa termotivasi

2). Dengan karya wisata siswa berkembang rasa kebersamaannya, tanggung jawabnya, dan toleransinya.

3). Penguasaan materi yang dipelajari secara langsung melalui karya wisata akan lebih cepat dikuasai dan lama diingat.

4). Karena keunggulan dan tujuan karya wisata sebagai metode pembelajaran sebagaimana dikemukakan dalam naskah ini.

d .keunggulan dan kelemahan metode karya wisata.

1. keunggulan

Metode karya wisata mempunyai keunggulan sebagai berikut :

◘ siswa dapat belajar langsung dilapangan sehingga pengetahuan yang diperoleh nyata,hidup, bermakna, dan komperhensif.

◘ siswa dapat menemukan sendiri jawaban dari masalah.

◘ motivasi dan minat belajar siswa tinggi.

◘ guru diperingan tugasnya dalam menyampaikan materi pelajaran, karena materi disampaikan oleh nara sumber atau observasi langsung oleh siswa sendiri.

◘ siswa aktif belajar melalui observasi, wawancara, percobaan, dan menggolong-golongkan.

2. Kelemahan

Metode karya wisata mempunyai kelemahan sebagai berikut :

◘ memerlukan kesiapan yang melibatkan banyak pihak

◘ memerlukan waktu yang cukup lama

◘ memerlukan biaya yang relative tinggi

◘ memerlukan pengawasan yang ketat agar siswa fokus kepada tugasnya

◘ laporan hasil karya wisata biasanya diserahkan tidak tepat waktu.

e.cara mengatasi kelemahan metode karya wisata.

Cara mengatasi metode karya wisata adalah :

- Rumuskan tujuan secara jelas dan kongkrit

- Tentukan secara jelas tugas – tugas yang harus sewaktu karya wisata dan sesudah karya wisata

- Pilih waktu libur untuk melaksanakan karya wisata

- Renanakan pembiayaan jauh sebelum karya wisata itu dilaksanakan.

- Buat tata tertib pelaksanaan karya wisata secara jelas dan dikomunikasikan secepatnya kepada siswa.

f. langkah-langkah pelaksanaan metode karya wisata dalam pembelajaran.

a. Kegiatan persiapan.

 Merumuskan tujuan pembelaran.

 Menyiapkan materi pembelajaran yang sesuai dengan silabus/ kurikulum yang ada

 Melakukan studi awal kelokasi sasaran karya wisata

 Menyiapkan scenario pelaksanaan karya wisata

 Menyiapkan tata tertib pelaksanaan karya wisata.

b. Kegiatan pelaksanaan karya wisata

a. kegiatan pembukaan

 Mengingatkan kembali pelajaran yang diberikan melalui kegiatan apresiasi

 Memotivasi siswa dengan membuat kaitan materi pelajaran yang akan dipelajari dengan perisitiwa – Peristiwa yang terjadi di masyarakat atau melalui pertanyaan – pertanyaan.

 Mengemukakan tujuan pelajaran yang akan dipelajari dan kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan untuk Mencapai tujuan tersebut selama karya wisata

 Mengemukakan tata tertib selama karya wisata.

b. kegiatan inti

 Melakukan observasi terhadap obyek sasaran belajar, lalu mendiskripskannya dalam bentuk kalimat,mengambuil gambarnya dan sebagainya.

 Mewawancarai nara sumber dan mencatat informasi yang disampaikan secara lisan oleh nara sumber.

 Mengumpulkan leaflet atau booklet yang ada

 Sesuai dengan skenario yang disiapkan guru, dapat diselenggarakan seminar atau diskusi dengan nara sumber, penguasa/pejabat yang relevan.

c. Kegiatan penutup

 Menyuruh siswa melaporkan hasil karya wisata dan membuat rangkuman

 Melakukan evaluasi proses dan hasil karya wisata

 Melakukan tindak lanjut berupa tugas yang sifatnya memperkaya hasil karya wisata.

3). Metode penemuan (discovery)

a. Pengertian

Penemuan diartikan sebagai prosedur pembelajaran yang mementingkan pembelajaran perseorangan, manipulasi obyek, melakukan percobaan, sebelum sampai ke generalisasi. Metode penemuan mengutamakan cara belajar siswa aktif( CBSA ).

b. Tujuan

Tujuan penggunaan metode ini antara lain :

 Untuk memperoleh metode pembelajaran yang sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

 Untuk mengaktifkan siswa belajar ( CBSA ) sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran

 Untuk memvariasikan metode pembelajaran yang digunakan agar siswa tidak bosan

 Agar siswa dapat menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, dan memecahkan sendiri masalah yang dipelajari, sehingga hasilnya setia dan tahan lama dalam ingatan, dan tidak mudah dilupakan.

c. Alasan

Alasan menggunakan metode ini adalah :

 Memungkinkan untuk mengembangkan cara belajar siswa aktif

 Pengetahuan yang ditemukan sendiri melalui metode penemuan akan betul-betul dikuasai, dan mudah digunakan / ditransfer dalam situasi lain.

 Siswa dapat menguasai salah satu metode ilmiah yang sangat berguna dalam kehidupannya.

 Siswa dibiasakan berpikir analitis dan mencobah memecahkan masalah yang akan ditransfer dalam kehidupan masyarakat.

d. kebaikan dan kelemahan metode penemuan

1. Kebaikan metode penemuan

 siswa belajar bagaimana belajar melalui proses penemuan

 pengetahuan yang diperoleh melalui penemuan sangat kokoh

 metode penemuan membangkitkan gairah siswa dalam belajar

 metode penemuan memungkinkan siswa bergerak untuk maju sesuai dengan kemampuannya sendiri

 metode ini menyebabkan siswa mengarahkan sendiri cara belajarnya sehingga ia merasa lebih terlibat dan termotivasi sendiri untu8k belajar

 metode ini berpusat pada anak, dan guru sebagai teman belajar atau fasilitat

2. kelemahan

 metode ini mempersyaratkan kesiapan mental, dalam arti siswa yang pandai akan memonopoli penemuan dan siswa yang bodoh akan frustasi

 metode ini kurang berhasil untuk kelas besar karena habis waktu guru untuk membantu siswa dalam kegiatan penemuannya.

 Dalam pelajaran tertentu ( misalnya IPA ) fasilitas yang dibutuhkan untuk mencoba ide – ide mungkin terbatas

 Metode ini terlalu mementingkan untuk memperoleh pengertian, sebaliknya kurang memperhatikan diperolehnya sikap dan ketrampilan

 Metode ini kurang memberi kesempatan untuk berpikir kreatif kaklau pengertian – pengertian yang akan ditemukan telah diseleksi oleh guru, begitu pula proses – prosesnya dibawah pembinaannya.

e. cara mengatasi kelemahan metode penemuan

 bentuklah kelompok – kelompok kecil,yang anggotanya terdiri dari siswa pandai dan siswa kurang pandai, agar siswa yang pandai bias membimbing siswa yang kurang pandai

 metode penemuan untuk IPA dapat pula dilakukan diluar kelas sehingga tidak memerlukan fasilitas atau bahan yang umum mahal.

 Mulailah dengan penemuan terbimbing, kemudian jika siswa sudah terbiasa dengan metode ini maka gunakanlah metode penemuan bebas, agar siswa benar – benar dapat berkembang berpikir kreatifnya.

f. langkah – langkah pelakasanaan metode penemuan

1. Kegiatan persiapan.

Mengidentifikasi belajar siswa

Merumuskan tujuan pembelajaran

Menyiapkan problem yang akan dipecahkan

Menyiapkan alat dan bahan yabng diperlukan.

2. Kegiatan pelaksanaan penemuan

a.kegiatan pembukaan

Melakukan apersepsi, yaitu mengajukan pertanyaan mengenai materi pelajaran yang telah diajarkan.

Memotivasi siswa dengan cerita pendek yang ada kaitannya dengan materi yang diajarkan

Mengemukakan tujuan pembelajaran dan kegiatan / tugas yang dilakukan untuk melakukan tujuan pembelajaran itu.

b. kegiatan inti

Mengemukakan problema yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan penemuan

Diskusi pengarahan tentang cara pelakasanaan penemuan / pemecahan problema yang telah ditetapkan

Membantu siswa dengan informasi atau data, jika diperlukan siswa

Membantu siswa melakukan analisisi data hasil penemuan, jika diperlukan siswa

Merangsang terjadinya interaksi antar siswa dengan siswa

Memuji siswa yang giat dalam melaksanakan penemuan

Memberi kesempatan siswa melaporkan hasil penem

c. kegiatan penutup

Meminta siswa membuat rangkuman hasil – hasil penemuannya

Melakukan evaluasi hasil dan proses penemuan

Melakukan tindak lanjut, yaitu meminta siswa melakukan penemuan ulang jika ia belum menguasai materi, dan meminta siswa mengerjakan tugas pengayaan bagi siswa yang telah melakukan penemuan dengan baik.

4). Metode Eksperimen

a. Pengertian

Eksperimen adalah percobaan untuk membuktikan suatu pertanyaan atau hipotesis tertentu. Eksperimen dapat dilakukan pada suatu laboratorium atau diluar laboratorium.sedangkan metode eksperimen dalam pembelajaran adalah cara penyajian bahan pelajaran yang memungkinkan siswa melakukan percobaan untuk membuktikan sendiri suatu pertanyaan atau hipotesis yang dipelajari.

b. Tujuan

Metode eksperimen bertujuan agar :

 Siswa mampu menyimpulkan fakta, informasi atau data yang diperoleh.

 Siswa mampu merancang, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan percobaannya

 Siswa mampu menggunakan logika berpikir induktif untuk menarik kesimpulan dari fakta, informasi atau data yang dikumpulkan melalui percobaan

 Siswa mampu berpikir sistematis, disiplin tinggi, hidup teratur dan rapi.

c. Alasan

Alasan menggunakan metode eksperimen adalah :

 Dapat menumbuhkan cara berpikir rasional dan ilmiah

 Dapat memungkinkan siswa belajar secara aktif dan mandiri

 Dapat mengembangkan sikap dan perilaku kritis, tidak mudah percaya sebelum ada bukti – bukti nyata.

d. kekuatan dan kelemahan metode eksperiman

1). kekuatan metode eksperimen.

 Membuat siswa percaya pada kebenaran kesimpulan percobaannya sendiri daripada menurut cerita orang atau buku

 Siswa aktif mengumpulkan fakta, informasi atau data yang diperlukan melalui percobaan yang dilakukannya

 Dapat digunakan untuk melaksanakan prosedur metode ilmiah dan berpikir ilmiah

 Hasil belajar dikuasai siswa dengan baik dan tahan lama dalam ingatan

 Menghilankan verbalisme

2). Kelemahan metode eksperimen

 Memerlukan peralatan dan bahan percobaan yang lengkap serta umumnya mahal

 Dapat menghambat lajunya pembelajaran sebab eksperimen umumnya menggunakan waktu lama

 Kesalahan dalam eksperimen akan berakibat pada kesalahan kesimpulannya

 Belum tentu semua guru dan siswa menguasai metode eksperimen.

e. cara mengatasi kelemahan metode eksperimen

Cara-cara yang dilakukan untuk mengatasi kelemahan metode ini adalah :

o Guru harus menjelaskan secara gamblang hasil yang ingin dicapai dengan eksperimen

o Guru harus menjelaskan prosedur eksperimen, bahan – bahan eksperimen yang diperlukan, peralatan yang diperlukan dan cara penggunaannya, variable yang perlu dikontrol, dan hal yang perlu dicatat selama eksperimen

o Mengasasi pelaksanaan eksperimen dan memberi bantuan jika siswa mengalami kesulitan

o Meminta setiap siswa melaporkan proses dan hasil eksperimennya,

f. langkah – langkah pelakasanaan pembelajaran dengan metode eksperimen

langkah –langkah pembelajaran dengan metode eksperimen tersebut meliputi :

1. Kegiatan persiapan.

Merumuskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai

Menyiapkan materi pembelajaran yang diajarkan melalui eksperimen

Menyiapkan alat,sarana dan bahan yang diperlukan

Menyiapkan panduan prosedur pelaksanaan eksperimen,termasuk LKS.

2. Kegiatan pelaksanaan Eksperimen

a.kegiatan pembukaan

Menanyakan materi pelajaran yang telah diajarkan minggu lalu

Memotivasi siswa dengan mengemukakan cerita yang berkaitan dengan pelajaran yang diajarkan

Mengemukakan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, dan prosedur eksperimen yang akan dilakukan.

b. kegiatan inti

Siswa diminta membantu menyiapkan alat dan bahan

Siswa melaksanakan eksperimen berdasarkan panduan dan LKS yang telah disiapkan guru

Guru memonitor dan membantu siswa yang mengalami kesulitan

Pelaporan hasil eksperimen dan diskusi balikan

c. kegiatan penutup

Meminta siswa untuk merangkum hasil eksperimen

Guru mengadakan evaluasi hasil dan proses eksperimen

Tindak lanjut, yaitu meminta siswa yang belum menguasai meteri untuk mengulang lagi eksperimennya, dan bagi yang sudah menguasai diberi tugas untuk pendalaman.

`

5). Metode Pembelajaran unit

a. Pengertian

Metode pembelajaran unit adalah suatu cara pembelajaran dimana siswa dan guru mengarahkan segala kegiatannya pada suatu pemecahan masalah yang dipelajari.

b. Tujuan

Metode ini bertujuan :

 Melatih siswa berpikir komprehensif dengan cara mengkaji dan memecahkan masalah dari berbagai disiplin ilmu.

 Melatih siswa menggunakan ketrampilan proses atau metode ilmiah dalam pemecahan masalah.

 Membentuk sikap kritis, kerjasama, rasa ingin tahu, menghargai waktu, dan menghargai pendapat orang lain

 Melatih siswa agar memiliki kemampuan merencanakan, mengorganisasikan,dan memimpin suatu kegiatan.

 Mengembangkan ketrampilan berkomunikasi.

c. Alasan

Alasan menggunakan metode pembelajaran unit adalah :

 Dalam kurikulum terdapat keterkaitan antara satu topik dengan topik lain, atau bidang studi yang satu dengan lainnya dalam suatu pemecahan masalah, sehingga perlu ada satu metode yang dapat menciptakan kesatuannya

 Dapat memberikan pengalaman belajar tentang pemecahan masalah dari berbagai disiplin ilmu

 Dapat melibatkan peserta didik secara fisik maupun psikis.

d. kekuatan dan kelemahan metode pembelajaran unit

1). kekuatan metode pembelajaran unit

 Siswa dapat belajar secara keseluruhan

 Pelajaran menjadi lebih berarti

 Situasi kelas lebih demokratis

 Digunakan asas – asas didaktik secara lebih wajar

 Digunakan prinsip – prinsip psikologi belajar modern.

2. kelemahan

 Memilih pokok masalah yang akan dijadikan unit bukan suatun pekerjaan yang mudah

 Melaksanakan pembelajaran unit menuntut kecakapan sendiri

 Memerlukan ketekunan, pekerjaan dan waktu yang lebih banyak

 Melibatkan banyak siswa maka memerlukan biaya yang lebih banyak.

e. cara mengatasi kelemahan metode

 kesulitan dalam memilih pokok masalah dapat diatasi dengan cara membentuk tim atau panitia

 kesulitan guru karena dalam pembelajaran unit diperlukan banyak waktu, energi, biaya.

 Masalah kadangkala pelajaran dapat diatasi dengan perencanaan yang matang.

f. langkah – langkah pelakasanaan metode pembelajaran unit

1. Kegiatan persiapan.

 Menjelaskan kepada siswa tentang bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan metode unit

 Guru bersama siswa menetapkan pokok masalah yang akan dijadikan unit

 Guru dan siswa menetapkan aspek – aspek pokok masalah dan mata pelajaran yang ikut serta pada pemecahan pokok masalah tersebut.

 Guru bersama siswa menetapkan tujuan instruksional khusus untuk setiap aspek masalah

 Guru dan siswa menetapkan kelompok – kelompok kerja dan tugas – tugasnya.

 Guru dan siswa menetapkan organisasi kelas.

 Guru dan siswa menetapkan jadwal kegiatan, sasaran, target, dan tata tertib yang harus dipatuhi selama pembelajaran unit ini.

2. Kegiatan pelaksanaan

a.kegiatan pembukaan

Guru menanyakan materi pelajaran sebelumnya

Guru bercerita tentang kehidupan dimasyarakat yang berkaitan dengan materi pelajaran yang di ajarkan

Guru mengingatkan kembali tentang TIK yang telah dirumuskan dan bagaimana penyelesaian oleh kelompok.

b. kegiatan inti

Para siswa mengatur tempat mereka belajar,apakah dalam kelas ataupun diluar kelas

Mempelajari sesuatu sesuai dengan tugas masing – masing

Siswa mengadakan diskusi, mengatur bahan, dan berkoordinasi dengan kelompok lain

Menyiapkan laporan kelompok untuk disajikan

Laporan kelompok berbentuk lisan dan tertulis yang dilakukan oleh setiap kelompok

Pameran. Pameran berbentuk : statis, dan dinamis. Statis, yaitu pameran tentang karya belajar yang berwujud laporan tertulis, gambar – gambar, hasil pekerjaan tangan, hasil memasak, grafik,bagan,dll.Sedangkan Dinamis yaitu, pameran tentang hasil belajar yang berupa pementasan sandiwaram,membaca puisi, pagelaran seni,pidato, dll.

c. kegiatan penutup

Guru meminta siswa merangkum hasil belajar melalui kegiatan dalam metode pembelajaran unit

Melakukan evaluasi hasil belajar dan evaluasi proses pelaksanaan pembelajaran

Tindak lanjut, yaitu menjelaskan kembali materi pelajaran yang belum dikuasai siswa dan menugasi untuk memperdalam penguasaan materi pelajaran melalui PR.

6). Metode Pembelajaran dengan modul

a. Pengertian

Modul adalah suatu paket pembelajaran yang membicarakan satu satuan konsep tungggal mata pelajaran. Jadi yang dimaksud dengan Metode pembelajaran dengan modul merupakan salah satu bentuk dari bentuk – bentuk belajar mandiri.

b. Tujuan

Metode pembelajaran dengan modul bertujuan

Agar siswa aktif belajar secara mandiri

Agar siswa terbiasa mengontrol kecepatan dan mengevaluasi belajarnya sendiri

Memberi reinforcement secepatnya setelah siswa selesai mengerjakan materi modul dengan memperbolehkan pindah ke modul berikutnya

Melatih disiplin, taat peraturan dan petunjuk yang ada, serta melatih kebiasaan mengoreksi diri sendiri dan kejujuran.

c. Alasan

Alasan menggunakan metode pembelajaran dengan modul :

Agar siswa dapat belajar dengan aktif dan mandiri (CBSA )

Siswa dapat menyesuaikan diri dengan keunikan cara belajar masing – masing

Siswa dapat berkembang secara optimal

Dimungkinkan untuk mendukung modul digunakan multi media, seperti audio visual, internet, web, dsbgnya.

Dengan metode pembelajaran dengan modul mutu proses pembelajaran dapat ditingkatkan

Dapat mengatasi kekurangan guru, dan mengatasi persoalan jauhnya tempat tinggal siswa.

d. kekuatan dan kelemahan metode pembelajaran dengan modul

1). kekuatan metode pembelajaran dengan modul

Ratio guru dan siswa dapat ditingkatkan menjadi sekitar 1 : 200, padahal dengan sistem biasa rati tersebut adalah 1 : 40

Siswa aktif belajar secara mandiri

Meningkatkan kualitas hasil belajar

Siswa termotivasi untuk belajar dengan sungguh – sungguh

2). kelemahan metode pembelajaran dengan modul

Ikatan kelas renggang, belajar bersama kurang, padahal motivasi belajar dipengaruhi oleh kebersamaan

Aspek estetis dan etis kurang diperhatikan

Kesulitan dalam menulis modul

Pembelajaran dengan modul umumnya kurang memperhatikan aspek perasaan

Cenderung untuk memuat materi yang banyak dalam modul, sehingga memberatkan siswa

Modul menuntut siswa pintar membaca dengan pemahaman,hal ini menjadi hambatan bagi siswa yang kurang trampil membaca.

e. cara mengatasi kelemahan metode eksperimen

Perlu dibuat modul yang penguasaannya dilakukan melalui diskusi atau kerja kelompok

Modul harus disusun oleh orang yang selaibn ahli bidang matakuliah juga berpengalaman dalam menulis modul

Materi harus disusun berdasarkan kompetensi yang ingin dicapai

Bahasa yang digunakan hendaknya bahasa baku, yaitu bahasa Indonesia yang baik dan benar.

f. langkah – langkah pembelajaran dengan modul

1.kegiatan persiapan

Guru menyiapkan modul yang akan dipelajari oleh siswa dan berbagai media pendukungnya

Guru membaca modul yang akan diajarkan agar isi modul dikuasai.

2. Kegiatan pelaksanaan

a.kegiatan pembukaan

Guru menanyakan isi materi modul yang telah diselesaikan (apersepsi)

Motivasi

Guru cukup memberi petunjuk untuk membaca tujuan pembelajaran yang ada didalam modul

b. kegiatan inti

Guru meminta siswa menyiapkan dan mempelajari modul

Guru mengawasi kegiatan belajar siswa

Guru sebagai fasilitator membantu siswa memecahkan kesulitan belajar.

c. kegiatan penutup

Memberi kesempatan siswa membuat rangkuman pokok – pokok materi yang dipelajari dari modul

Evaluasi telah dilaksanakan sewaktu mempelajari modul

Tindak lanjut, berupa PR.

 

Disusun Oleh :Bartolomius Nandotrai, Helena Matui, Apolos Ronggaimusi (FKIP / PGSD)

About these ads
 
 

Tag: , , , , , , , , , , ,

6 responses to “METODE PEMBELAJARAN YANG LEBIH BERPUSAT PADA SISWA**

  1. Palli

    4 April 2012 at 11:20 pm

    Klau Metode Pembelajaran Yang Lebih Berpusat Pada Guru Ada Gak’..?
    :X

     
  2. Dinar

    4 April 2012 at 11:19 pm

    Seep.
    I Like This Page’…

     
  3. Musaffa

    4 April 2012 at 11:17 pm

    Thanks..
    Berkat Metode Ini Sya Dapat Menyelasaikan Tugas Sya’.. :)

     
  4. Esther

    9 April 2010 at 10:03 pm

    Thanks bt info yg ini. Berkat “metode pembelajaran yg lebih berpusat pd siswa” ini, akhirnya sy dpt menyelesaikan tugas2 kuliah. Thanks before

     
  5. Kobe]

    24 Mei 2009 at 9:20 pm

    asliii….. matap lanjut!

     
  6. kaitokid724

    29 April 2009 at 7:37 pm

    Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & Gratis Musik dan Lirik untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pendidikan.infogue.com/metode_pembelajaran_yang_lebih_berpusat_pada_siswa

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: